Aksi Cepat Babinsa Koramil Telaga Evakuasi dan Bantu Korban Angin Puting Beliung di Desa Buhu

By Sinthya Airin 31 Jan 2026, 18:09:18 WIB Berita Terkini
Aksi Cepat Babinsa Koramil Telaga Evakuasi dan Bantu Korban Angin Puting Beliung di Desa Buhu

Gorontalo, 31 Januari 2026 — Angin kencang dan hujan deras melanda Desa Buhu, Kecamatan Telaga Jaya, Sabtu sore. Dalam sekejap, atap rumah beterbangan dan pepohonan tumbang di beberapa titik. Warga panik karena suasana mendadak berubah dari tenang menjadi mencekam.

 

Melihat situasi itu, Kopda Seti Aji, Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, segera turun ke lokasi. Ia bersama aparat desa dan warga mengevakuasi barang penting milik korban. Tanggap darurat tersebut menunjukkan kepedulian Babinsa terhadap keselamatan masyarakat.

 

Salah satu korban, Pesi Saleh, menuturkan angin datang tanpa tanda. Hujan deras tiba-tiba berubah menjadi pusaran kuat yang merusak 12 rumah milik 16 keluarga. Warga hanya sempat menyelamatkan diri sambil menunggu bantuan.

 

Babinsa bersama aparat desa berkeliling menenangkan warga yang ketakutan. Sambil mendata kerusakan, ia memastikan semua dalam keadaan aman. Rumah yang rusak mendapat perhatian lebih untuk segera diperbaiki.

 

Sebagai langkah awal, Babinsa berkoordinasi dengan Kecamatan Telaga Jaya dan instansi kebencanaan. Upaya ini dilakukan agar bantuan segera tersalurkan. Melalui sinergi lintas sektor, pemulihan diharapkan berjalan efektif.

 

Selain pendataan, Kopda Seti Aji mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Ia menekankan pentingnya memperkuat atap rumah dan memangkas pohon tinggi. Kewaspadaan, katanya, dapat mencegah bencana berulang.

 

Pendataan menunjukkan 12 rumah rusak bagian atap dengan kerugian sekitar Rp2.500.000 per rumah. Meski tergolong ringan, warga masih trauma. Banyak yang belum berani kembali ke rumah sepenuhnya.

 

Hingga malam, Babinsa masih terlihat membantu warga membersihkan puing dan memperbaiki atap. Ia juga memberi motivasi agar tetap kuat menghadapi musibah. Aksinya menumbuhkan semangat gotong royong di tengah warga.

 

Kehadiran Babinsa bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga memulihkan semangat warga. Bencana ini mengajarkan arti kebersamaan di tengah kesulitan. Dengan gotong royong, masyarakat yakin bisa bangkit kembali.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment