Babinsa Koramil 1315-01 Telaga Hadiri Tradisi Tonggeyamo Penentuan Awal Ramadan Sebagai Wujud Pelestarian Budaya dan Persatuan Warga

By Sinthya Airin 18 Feb 2026, 16:01:50 WIB Berita Terkini
Babinsa Koramil 1315-01 Telaga Hadiri Tradisi Tonggeyamo Penentuan Awal Ramadan Sebagai Wujud Pelestarian Budaya dan Persatuan Warga

Gorontalo, 17 Februari 2026 — Serda Jalaludin Olii, Babinsa Koramil 1315-01/Telaga, menghadiri kegiatan adat Tonggeyamo penentuan awal 1 Ramadhan 1447 H/2026 M tingkat Kecamatan Telaga. Acara digelar di Rumah Dinas Camat Telaga Jaya, Desa Luwoo, dengan antusiasme warga yang tinggi. Momen ini menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

 

Beragam unsur pimpinan turut menghadiri kegiatan tersebut, termasuk Mohammad Ronal Abdini, S.Pd., M.M., dan Iptu Fredi, S.H., yang hadir mewakili jajaran pemerintahan serta kepolisian. Kepala Desa Luwoo, Ibrahim Rahman, juga tampak aktif dalam jalannya kegiatan. Tidak ketinggalan, tokoh agama seperti Hj. Hasan Jakaria, Rudin Hasan, dan Jafar Antu memberikan pandangan penting terkait penentuan awal Ramadan.

 

Acara dibuka dengan sambutan Camat Telaga Jaya yang menekankan pentingnya menjaga tradisi Tonggeyamo sebagai identitas budaya lokal. Selanjutnya, para tokoh masyarakat dan agama berdiskusi mengenai pelaksanaan salat Idulfitri. Banyak ide dan saran disampaikan guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan tertib.

 

Diskusi berlangsung kondusif dengan suasana penuh keakraban. Para peserta membicarakan detail pelaksanaan salat Idulfitri, termasuk teknis lapangan dan perangkat kegiatan. Semua pihak akhirnya sepakat menunggu keputusan resmi dari Menteri Agama Republik Indonesia.

 

Saat sesi istirahat, keakraban semakin terasa di antara peserta. Banyak tokoh saling berbincang mengenai pentingnya menjaga kerukunan antar umat. Suasana hangat tersebut memperlihatkan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Telaga.

 

Menutup kegiatan, seluruh peserta menyambut baik keputusan Menteri Agama tentang penetapan 1 Ramadhan 1447 H/2026 M pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut membawa rasa syukur dan kelegaan bagi umat Islam. Kegiatan adat Tonggeyamo pun dinilai sukses mempererat hubungan antar unsur masyarakat.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment