Babinsa Koramil 1315-02 Limboto Bantu Evakuasi Korban Gantung Diri di Perumahan Bumi Farinasa Hutuo III

By Sinthya Airin 23 Des 2025, 11:35:59 WIB Berita Terkini
Babinsa Koramil 1315-02 Limboto Bantu Evakuasi Korban Gantung Diri di Perumahan Bumi Farinasa Hutuo III

Gorontalo, 23 Desember 2025 — Suasana duka menyelimuti Perumahan Bumi Farinasa Hutuo III, Kelurahan Hutuo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di dalam kamar rumahnya. Babinsa Koramil 1315-02/Limboto, Kopral Dua Riki Agung, bersama aparat Kepolisian Resor Gorontalo bergerak cepat membantu proses evakuasi korban pada Selasa pagi sekitar pukul 08.00 Wita.

Peristiwa tragis tersebut bermula ketika korban, Arifin Yulianto, warga Desa Sari Tani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, ditemukan tidak bernyawa oleh rekannya, Dadang Kurniawan. Sebelumnya, korban diketahui sempat mengurung diri di kamar usai melakukan mediasi dengan beberapa rekannya untuk menyelesaikan permasalahan pribadi yang tengah dihadapinya.

Sebelum kejadian, pada Senin malam sekitar pukul 22.00 Wita, korban bersama tiga temannya, yakni Dadang Kurniawan, Muhamad Faisal Rojik, dan Darno Wulansari, melakukan mediasi terkait permasalahan dugaan pelecehan yang diduga dilakukan oleh korban. Setelah proses mediasi selesai pada dini hari sekitar pukul 02.00 Wita, suasana sempat tenang, hingga akhirnya korban masuk ke kamar dan mengunci pintu dari dalam.

Selanjutnya, sekitar pukul 06.30 Wita, Dadang Kurniawan yang tengah bersiap mandi sempat dimintai air minum oleh korban. Tak lama setelah itu, korban kembali ke kamarnya tanpa menunjukkan tanda-tanda mencurigakan. Namun, menjelang pukul 07.30 Wita, Dadang yang hendak berangkat ke kantor mendapati korban telah tergantung di dalam kamar menggunakan kain sabuk yang diikatkan pada ventilasi kamar.

Melihat kejadian itu, Dadang Kurniawan langsung panik dan segera menghubungi rekannya, Muhamad Faisal Rojik, untuk datang ke lokasi. Setelah memastikan korban telah meninggal dunia, keduanya segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Gorontalo untuk ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. Tidak lama berselang, petugas dari Polres Gorontalo bersama tim Inavis tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dengan koordinasi cepat antara aparat TNI dan Polri, proses evakuasi korban berjalan lancar dan tertib. Kopral Dua Riki Agung bersama petugas kepolisian membantu mengamankan lokasi agar masyarakat tidak mendekat dan memastikan semua prosedur penanganan berjalan sesuai ketentuan. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo sekitar pukul 10.16 Wita untuk dilakukan pemeriksaan forensik lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan sementara, diduga kuat korban nekat mengakhiri hidupnya karena tekanan batin dan stres akibat permasalahan yang sedang dihadapi. Keterangan dari saksi-saksi, termasuk teman dekat korban, juga memperkuat dugaan bahwa korban sudah menunjukkan tanda-tanda depresi sebelum peristiwa itu terjadi.

Kegiatan evakuasi yang dilakukan Babinsa bersama aparat kepolisian mendapat perhatian dari warga sekitar yang turut berduka atas kejadian tersebut. Masyarakat menyampaikan apresiasi atas respon cepat aparat TNI dan Polri dalam menangani situasi dengan tenang dan profesional, sehingga suasana di sekitar lokasi tetap kondusif.

Melalui kejadian ini, Babinsa Koramil 1315-02/Limboto mengimbau kepada masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar. Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi antarwarga untuk mencegah peristiwa serupa, serta berharap agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan menghadapi cobaan yang berat ini.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment