Dari Sungai Yang Meluap Hingga Rumah Yang Terendam Cerita Tentang Babinsa Yang Tak Pernah Tinggalkan Warganya Dalam Bencana

By Sinthya Airin 12 Nov 2025, 17:53:34 WIB Berita Terkini
Dari Sungai Yang Meluap Hingga Rumah Yang Terendam Cerita Tentang Babinsa Yang Tak Pernah Tinggalkan Warganya Dalam Bencana

Asparaga, 12 November 2025 — Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Asparaga sejak siang hari dan memicu meluapnya air sungai di Desa Bululi. Dalam waktu singkat, Dusun Hungayomonu terendam banjir setinggi 50 sentimeter, merendam puluhan rumah warga dan memaksa mereka menyelamatkan barang berharga dari genangan.

Di tengah kondisi itu, Babinsa Koramil 1315-05/Boliyohuto langsung bergerak cepat. Meski terhalang derasnya arus sungai yang tak bisa diseberangi, Babinsa tetap melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan aparat Kecamatan Asparaga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan awal bisa segera dilaksanakan, mulai dari evakuasi warga berisiko hingga pengumpulan data kerugian yang terjadi di lapangan. “Kami prioritaskan keselamatan warga, sambil terus pantau situasi air,” ujar Babinsa dalam laporan cepatnya kepada Komando Atas.

Upaya komunikasi intensif juga dilakukan untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. Pemerintah desa bersama Babinsa dan aparat terkait bahu-membahu menyiapkan langkah antisipasi, termasuk penyiapan titik aman apabila hujan kembali mengguyur. Kondisi cuaca di wilayah tersebut memang dikenal fluktuatif, dengan curah hujan tinggi yang kerap memicu banjir ketika debit sungai meningkat.

Meski air kini dilaporkan mulai surut, lumpur dan sisa genangan masih tampak di beberapa titik permukiman. Warga mulai membersihkan rumah masing-masing sambil berharap cuaca segera membaik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil tengah didata oleh aparat pemerintah setempat. Sejumlah keluarga memilih tetap bertahan di rumah, sementara sebagian lainnya mengungsi sementara ke rumah kerabat yang lebih tinggi posisinya.

Kejadian ini bukan yang pertama bagi Desa Bululi. Wilayah tersebut memang tergolong rawan karena posisinya yang berdekatan dengan aliran sungai utama di Kecamatan Asparaga. Setiap kali hujan deras mengguyur dalam durasi panjang, potensi meluapnya air selalu menjadi ancaman. Namun berkat kesiapsiagaan Babinsa dan koordinasi lintas unsur, dampak bencana kali ini dapat ditekan seminimal mungkin.

Hingga sore hari, kondisi di lokasi berangsur normal. Babinsa bersama perangkat desa terus berjaga dan memantau situasi, memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Dalam setiap tetes hujan dan arus sungai yang bergemuruh, semangat pengabdian para aparat teritorial tetap mengalir tanpa henti menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah binaannya.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment