Harmoni Budaya dan Kepemimpinan Baru, Danramil 1315-04 Tibawa Sambut Camat Melalui Tradisi Moloopu Penuh Makna

By Sinthya Airin 30 Des 2025, 00:32:49 WIB Berita Terkini
Harmoni Budaya dan Kepemimpinan Baru, Danramil 1315-04 Tibawa Sambut Camat Melalui Tradisi Moloopu Penuh Makna

Gorontalo, 24 Desember 2025 – Kapten Infanteri Abd. Kabir Lessy, Danramil 1315-04/Tibawa, menghadiri kegiatan adat Moloopu sebagai bentuk penyambutan kepada Camat Tibawa yang baru, Bapak Abdul Azis Pakaya, S.T., M.P.H. Kegiatan berlangsung di rumah dinas Camat Tibawa, Desa Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, pada Senin, 29 Desember 2025, pukul 09.00 Wita.

 

Suasana adat tampak khidmat sejak prosesi persiapan dilakukan. Tokoh adat bersama aparat pemerintah daerah mengatur jalannya ritual penyambutan dengan tertib. Kapten Abd. Kabir Lessy tampak mendampingi para tokoh masyarakat saat memasuki area pelaksanaan upacara.

 

Selanjutnya, prosesi Moloopu diawali pembacaan doa oleh tokoh agama. Bunyi tabuhan alat musik tradisional menggema, menandakan penghormatan terhadap pejabat baru. Momen ini memperlihatkan kekayaan adat yang masih terjaga di tengah perkembangan zaman.

 

Selain itu, kehadiran unsur Forkopimcam memberi makna kebersamaan dan sinergi. Iptu Mariono Baderan, Dr. Hamzah Patanani, M.Pd., dan para kepala puskesmas tampak hadir bersama perwakilan lembaga adat. Mereka berbaur dalam suasana penuh rasa hormat dan kekeluargaan.

 

Tidak hanya menjadi seremoni, kegiatan adat ini juga meneguhkan semangat pelayanan publik. Camat Tibawa yang baru menyampaikan harapan untuk melanjutkan program pembangunan berbasis masyarakat. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh elemen yang mendukung kegiatan tersebut.

 

Kemudian, doa bersama menutup seluruh rangkaian acara dengan khidmat. Para tamu undangan menundukkan kepala memohon keberkahan dan keselamatan. Nuansa kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta saling bersalaman menandai berakhirnya acara.

 

Kegiatan adat Moloopu ini tidak sekadar tradisi penyambutan pejabat baru, tetapi juga simbol penghormatan terhadap nilai budaya Gorontalo. Melalui momentum ini, masyarakat meneguhkan komitmen menjaga adat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat, tokoh adat, dan pemerintah daerah.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment