Gorontalo, 23 April 2026 – Kebersamaan antara TNI dan masyarakat tampak jelas di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo. Momentum hari pertama setelah pembukaan TMMD ke-128 langsung dimanfaatkan secara optimal oleh Satgas Kodim 1316/Boalemo. Tanpa menunda waktu, para prajurit segera bergerak menjalankan tugas di lapangan dengan penuh semangat. Langkah cepat ini menjadi awal kuat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah tersebut.
Sambil menunggu kedatangan material dan perlengkapan kerja, prajurit memanfaatkan waktu dengan aksi nyata. Mereka melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di berbagai titik sasaran pembangunan. Bersama warga, kerja sama terjalin erat dalam membersihkan area yang akan dibangun. Upaya ini dilakukan agar proses pembangunan nantinya berjalan lebih lancar.
Pembersihan area dilakukan secara menyeluruh di sejumlah titik strategis. Fokus utama meliputi akses jalan yang akan dibangun rabat beton. Selain itu, lokasi RTLH milik warga juga mulai ditata dengan rapi. Tak ketinggalan, area pembangunan MCK dan air bersih turut disiapkan.
Beberapa rumah warga menjadi sasaran program RTLH dalam TMMD kali ini. Di antaranya milik Bapak Yansur Sumaila, Bapak Yasin Dunggio, dan Ibu Nina Ma’ruf. Seluruh lokasi tersebut kini mulai dibersihkan secara bertahap. Persiapan ini dilakukan untuk mendukung proses pembangunan selanjutnya.
Dansatgas TMMD ke-128 menekankan pentingnya pemanfaatan waktu secara optimal. Komandan Kodim 1316/Boalemo mengingatkan seluruh personel untuk tetap aktif. Setiap kondisi harus dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran program. Produktivitas menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini.
Ia mengimbau agar waktu dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh personel. Sambil menunggu material, kegiatan pembersihan harus terus dilakukan. Lingkungan yang tertata akan mempermudah proses pembangunan. Dengan begitu, hasil pekerjaan bisa lebih optimal dan tepat waktu.
Selain produktivitas, faktor keselamatan juga menjadi perhatian utama. Setiap kegiatan harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Standar keamanan kerja wajib diterapkan di lapangan. Hal ini untuk mencegah risiko selama pelaksanaan tugas.
Ia juga menegaskan agar tugas dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Namun demikian, keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama. Setiap prajurit harus memperhatikan faktor keamanan saat bekerja. Prinsip safety first harus selalu diterapkan di lapangan.
Kegiatan TMMD ke-128 melibatkan berbagai unsur secara terpadu. Kodim 1316/Boalemo menjadi pelaksana utama program ini. Selain itu, Yonif TP 915/Bitu’o turut ambil bagian. Dukungan juga datang dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
Kondisi personel Satgas terus dipantau secara berkala. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik prajurit. Hal ini penting agar seluruh anggota tetap prima di lapangan. Dengan kondisi yang baik, tugas dapat dijalankan maksimal.
Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam TMMD ini. Kegiatan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat terus diperkuat. Hal ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kesejahteraan warga.









LEAVE A REPLY