Kolaborasi Babinsa Koramil 1315-02 Limboto Dukung Pra Musrenbang Dan Rembuk Stunting Kecamatan Limboto Tahun 2027

By Sinthya Airin 05 Feb 2026, 16:11:13 WIB Berita Terkini
Kolaborasi Babinsa Koramil 1315-02 Limboto Dukung Pra Musrenbang Dan Rembuk Stunting Kecamatan Limboto Tahun 2027

Gorontalo, 5 Februari 2026 — Pemerintah Kecamatan Limboto menggelar Pra Musrenbang dan Rembuk Stunting di Aula Kelurahan Hepuhulawa. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dalam penentuan prioritas pembangunan daerah. Babinsa Koramil 1315-02/Limboto, Sertu Ulis Sangadji, hadir memberikan dukungan terhadap program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Camat Limboto Muhammad Rizal Botutihe, S.STP, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mewujudkan pembangunan yang efektif. Ia menyebut pertemuan ini menjadi wadah menyusun rencana berdasarkan kebutuhan nyata warga. Menurutnya, pembangunan harus menyentuh sisi sosial, bukan hanya sebatas infrastruktur.

 

Kegiatan berlanjut dengan pembahasan isu stunting yang menjadi perhatian utama di Kecamatan Limboto. Siti Ivon Mamonto dari Puskesmas Limboto menegaskan perlunya pendampingan berkelanjutan bagi keluarga dengan Balita, Ibu Hamil, dan Ibu Menyusui. Ia menambahkan, peningkatan gizi dan edukasi kesehatan merupakan kunci menekan angka stunting.

 

Sertu Ulis Sangadji menyampaikan bahwa TNI selalu siap mendukung setiap program pemerintah yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat. Ia menegaskan, pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama semua elemen bangsa. Karena itu, TNI berperan aktif lewat pendekatan sosial dan kegiatan nyata di lapangan.

 

Sekretaris Camat Limboto, Andi A. Masi, S.S., mengajak para lurah aktif menampung aspirasi warga dalam penyusunan program prioritas. Ia menekankan bahwa hasil Pra Musrenbang akan menjadi dasar bagi perencanaan tingkat kabupaten. Dengan kerja sama yang baik, kebutuhan masyarakat akan lebih tepat sasaran.

 

Selanjutnya, pembahasan mengarah pada penguatan koordinasi antar instansi. Abdul Rahman Mahmud, Koordinator Wilayah KB Limboto, menilai bahwa stunting perlu dilihat sebagai persoalan sosial yang kompleks. Ia mendorong kerja sama lintas sektor agar penanganan berjalan berkelanjutan dan menyentuh akar permasalahan.

 

Kegiatan berakhir dengan sesi diskusi yang berlangsung aktif dan produktif. Setiap perwakilan lurah menyampaikan usulan demi kemajuan wilayah masing-masing. Dengan semangat kebersamaan, Pra Musrenbang dan Rembuk Stunting menjadi langkah nyata menuju Limboto yang lebih sehat dan sejahtera.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment