Kolaborasi Danramil Tibawa Bersama Pemerintah Kecamatan Pulubala Bahas Rembuk Stunting Melalui Zoom Meeting Tahun 2026

By Sinthya Airin 05 Feb 2026, 17:22:48 WIB Berita Terkini
Kolaborasi Danramil Tibawa Bersama Pemerintah Kecamatan Pulubala Bahas Rembuk Stunting Melalui Zoom Meeting Tahun 2026

Gorontalo, 5 Februari 2026 — Kegiatan Rembuk Stunting tingkat Kecamatan Pulubala mempertemukan unsur pemerintah, petugas kesehatan, dan aparat TNI. Melalui Zoom Meeting, peserta membahas strategi bersama untuk menurunkan angka stunting secara berkelanjutan. Danramil 1315-04/Tibawa, Kapten Infanteri Abd. Kabir Lessy, hadir membawa semangat kolaborasi lintas sektor.

 

Camat Pulubala, Ikram Andi Taufan Hurudji, S.IP., M.Si., menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menekan angka stunting. Ia menyebut, keberhasilan program ini bergantung pada sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat. Melalui koordinasi yang baik, target percepatan penurunan stunting dapat tercapai secara efektif.

 

Mukhtar Rahim menjelaskan pentingnya pengawasan tumbuh kembang anak melalui pelayanan kesehatan yang berkesinambungan. Ia menambahkan, perubahan perilaku keluarga sangat menentukan keberhasilan program. Melalui edukasi gizi yang tepat, angka stunting diyakini dapat ditekan secara signifikan.

 

Kapten Infanteri Abd. Kabir Lessy menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa Babinsa di setiap wilayah berperan aktif membantu edukasi serta pengawasan kesehatan warga. Dengan sinergi yang solid, hambatan lapangan dapat diatasi secara cepat dan tepat.

 

Kegiatan tersebut mempertemukan lintas unsur, mulai dari aparat keamanan hingga tenaga penggerak desa. Masing-masing pihak saling melengkapi dalam menyusun langkah konkret penanganan stunting. Melalui interaksi terbuka, suasana forum terasa hidup dan produktif.

 

Menjelang akhir kegiatan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Gorontalo menyampaikan arahan secara virtual. Ia mengapresiasi kerja sama seluruh pihak dalam mempercepat penanganan stunting. Melalui sinergi lintas sektor, Pulubala diharapkan menjadi model bagi daerah lain.

 

Kegiatan Rembuk Stunting ini menegaskan bahwa upaya perbaikan gizi bukan tanggung jawab satu pihak semata. Peran TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi. Dari Pulubala, semangat gotong royong tumbuh untuk melahirkan generasi bebas stunting.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment