Home Berita Kontribusi Babinsa Koramil 1315-01/Telaga Dalam Pendampingan Jembatan Perintis Beri Semangat Dan Harapan

Kontribusi Babinsa Koramil 1315-01/Telaga Dalam Pendampingan Jembatan Perintis Beri Semangat Dan Harapan

85
0
SHARE
Kontribusi Babinsa Koramil 1315-01/Telaga Dalam Pendampingan Jembatan Perintis Beri Semangat Dan Harapan

Gorontalo, 25 April 2026 – Pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Ulapato B saat ini memasuki tahap pembersihan dan bekesting. Progres pekerjaan telah mencapai 39 persen dari total rencana yang ditetapkan. Selain itu, aktivitas di lapangan menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Dengan demikian, tahapan konstruksi terus mengalami kemajuan.

 

Personel Koramil 1315-01/Telaga hadir mendampingi warga dalam setiap tahapan pekerjaan. Kehadiran aparat memberikan dorongan semangat bagi masyarakat. Di sisi lain, kebersamaan antara TNI dan warga semakin kuat. Oleh karena itu, pekerjaan berlangsung lebih terarah.

 

Kemudian, fokus pekerjaan saat ini tertuju pada penyelesaian struktur awal jembatan. Tahapan pembersihan dan bekesting menjadi bagian penting dalam proses ini. Sementara itu, ketelitian dalam pekerjaan terus dijaga. Dengan demikian, kualitas konstruksi tetap terjamin.

 

Jembatan gantung ini dirancang sebagai akses penghubung antar desa dan dusun. Jalur tersebut melintasi Sungai Ulapato B sepanjang sekitar 20 meter. Selain itu, keberadaan jembatan akan mempermudah mobilitas warga. Sehingga, aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar.

 

Masyarakat Desa Ulapato B turut aktif dalam pembangunan. Gotong royong terlihat dalam setiap tahapan pekerjaan. Bahkan demikian, kekompakan warga menjadi kekuatan utama. Dengan demikian, target pekerjaan semakin dekat.

 

Selanjutnya, perhatian pemerintah pusat terus dirasakan masyarakat. Dukungan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, memberi motivasi besar. Di sisi lain, peran TNI sangat membantu pelaksanaan kegiatan. Oleh sebab itu, harapan masyarakat semakin meningkat.

 

Proses pekerjaan berjalan sesuai rencana yang telah disusun. Koordinasi antara aparat dan masyarakat tetap terjaga. Sementara itu, pengawasan lapangan dilakukan secara rutin. Dengan demikian, kualitas pekerjaan tetap sesuai standar.

 

Pembangunan jembatan gantung perintis ini menjadi harapan besar masyarakat. Akses penghubung yang lebih baik akan membawa dampak positif. Selain itu, manfaat ekonomi dan sosial akan semakin terasa. Dengan demikian, sinergi menjadi kunci keberhasilan.