Langkah Kecil yang Menumbuhkan Harapan Besar, Dari Aula Telaga Biru Muncul Semangat Baru Pelaku Usaha Mikro Menuju Kemandirian Desa

By Sinthya Airin 29 Okt 2025, 13:32:02 WIB Berita Terkini
Langkah Kecil yang Menumbuhkan Harapan Besar, Dari Aula Telaga Biru Muncul Semangat Baru Pelaku Usaha Mikro Menuju Kemandirian Desa

Telaga Biru, 29 Oktober 2025 — Halaman kantor Kecamatan Telaga Biru. Di aula yang tak begitu besar namun penuh semangat itu, puluhan warga duduk rapi, menyimak persiapan kegiatan penyuluhan yang menjadi bagian dari program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa Ke-126 Tahun 2025.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 Wita. Di barisan depan, tampak Kapten Inf Bambang I. M., Danramil 1315-01 Telaga Biru, berdiri berdampingan dengan Camat Telaga Biru, Muchtar Potutu, S.Ag., serta Kapolsek Telaga Biru, Iptu Fitri Sarino Ali, S.H., M.H. Mereka menyambut para peserta yang datang dari berbagai desa sekitar, dengan wajah antusias dan semangat yang sama: belajar dan maju bersama.

Suasana penyuluhan terasa hangat dan hidup. Di hadapan sekitar 90 peserta, Bonny Ar Moonti, S.Sos., dari Dinas UMKM Kabupaten Gorontalo, tampil sebagai pemateri utama. Ia membuka paparannya dengan pertanyaan sederhana namun menggugah: “Apa yang membuat usaha kecil bisa bertahan di tengah gempuran zaman?”

Pertanyaan itu sontak membuat peserta terdiam sejenak, sebelum akhirnya disambut anggukan dan senyum penuh rasa ingin tahu. Bonny lalu menjelaskan pentingnya inovasi, konsistensi, serta kejujuran dalam menjalankan usaha. “UMKM bukan hanya tentang menjual barang, tapi tentang membangun kepercayaan. Dari situ, keberlanjutan akan lahir,” ujarnya dengan nada penuh motivasi.

Bagi TNI, TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun semangat masyarakat agar lebih berdaya. Hal itu ditegaskan Kapten Inf Bambang I. M. dalam sambutannya. “Melalui kegiatan nonfisik seperti ini, kami ingin memberikan bekal kepada masyarakat agar bisa berdiri di atas kaki sendiri. Kemandirian ekonomi adalah pondasi bagi kemajuan desa,” tuturnya dengan tegas.

Kata-kata itu disambut tepuk tangan hangat. Bagi sebagian peserta, terutama ibu-ibu rumah tangga yang hadir dengan penuh semangat, kegiatan ini menjadi motivasi baru. Mereka mulai membayangkan produk lokal yang bisa dikembangkan, dari hasil pertanian hingga kerajinan tangan.

Tak kalah penting, kehadiran Ketua Persit KCK Ranting 02 Telaga Biru, Ny. Bambang I. M., bersama para anggota Persit lainnya, menambah warna dalam kegiatan tersebut. Dengan senyum ramah, mereka ikut mendampingi peserta dan berbagi pengalaman seputar peran perempuan dalam mendukung ekonomi keluarga.

“Perempuan punya kekuatan besar dalam menjaga ketahanan ekonomi rumah tangga. Kalau kita bisa mengelola usaha kecil, itu sudah bentuk kontribusi nyata bagi keluarga dan bangsa,” ucap Ny. Bambang sambil menyalami peserta. Ucapan itu menjadi inspirasi tersendiri, terutama bagi para ibu yang mulai menumbuhkan keberanian untuk mencoba hal baru.

Selama kegiatan berlangsung, suasana interaktif terus terjaga. Para peserta tampak aktif bertanya, mulai dari cara mengatur keuangan usaha, strategi pemasaran, hingga peluang memanfaatkan teknologi digital. Pemateri pun memberi contoh-contoh nyata dari pelaku UMKM lokal yang sukses mengembangkan produk hingga menembus pasar luar daerah.

“Tidak perlu menunggu besar untuk memulai. Justru dengan usaha kecil yang dikelola dengan baik, kalian bisa membuktikan bahwa kesuksesan berawal dari keberanian,” ujar Bonny, yang kembali memancing semangat peserta untuk berpikir kreatif.

Dalam setiap pelaksanaan TMMD, kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan. Melalui kegiatan seperti penyuluhan ini, semangat kemanunggalan itu semakin terasa nyata. Camat Telaga Biru, Muchtar Potutu, S.Ag., menilai bahwa TMMD memberikan dampak positif yang luas.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial. TMMD telah menjadi wadah untuk memperkuat hubungan sosial dan membangun kapasitas masyarakat. Kolaborasi seperti ini harus terus dijaga,” ungkapnya.

Menjelang pukul 11.00 Wita, kegiatan penyuluhan resmi ditutup. Namun semangat yang ditinggalkan terasa kuat. Beberapa peserta masih terlihat berdiskusi kecil di luar aula, membicarakan ide-ide baru yang mereka peroleh dari pelatihan hari itu.

Dari Desa Tuladenggi, semangat pemberdayaan itu tumbuh. TMMD Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo kembali membuktikan bahwa membangun desa tidak hanya dilakukan dengan batu dan semen, melainkan juga dengan ilmu, keyakinan, dan tekad untuk maju bersama.

Apa yang terjadi di aula sederhana itu mungkin terlihat biasa di permukaan. Namun di sanalah lahir benih perubahan. Satu pelatihan, satu ilmu, dan satu semangat bisa melahirkan gerakan besar untuk mengangkat ekonomi masyarakat. TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi tentang membangun karakter bangsa. Dan di Tuladenggi, semangat itu telah menyala.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment