Membangun Generasi Sehat dari Desa, TMMD Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo Hadirkan Penyuluhan Pencegahan Stunting di Telaga Biru

By Sinthya Airin 30 Okt 2025, 11:57:53 WIB Berita Terkini
Membangun Generasi Sehat dari Desa, TMMD Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo Hadirkan Penyuluhan Pencegahan Stunting di Telaga Biru

Telaga Biru, 30 Oktober 2025 — Di sebuah aula sederhana yang hangat dengan suasana kebersamaan, puluhan warga tampak serius menyimak. Mereka bukan sedang mengikuti pelatihan biasa, melainkan kegiatan Penyuluhan Pencegahan Stunting dalam rangka kegiatan nonfisik TMMD Ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo Tahun 2025.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 Wita itu terasa hidup sejak awal. Di antara barisan peserta tampak wajah-wajah penuh harap ibu rumah tangga, perangkat desa, hingga aparat kecamatan. Hadir pula Rismawati Arsyad, S.E., M.Si., dari Dinas BKKBN Kabupaten Gorontalo, yang tampil memukau dengan penyampaian hangat dan sederhana.

Rismawati membuka paparannya dengan pertanyaan ringan namun bermakna: “Apakah kita sudah memastikan anak-anak kita tumbuh sempurna, bukan hanya tinggi, tapi juga kuat?” Pertanyaan itu membuat seisi aula terdiam. Ia kemudian menjelaskan bahwa stunting bukan sekadar soal tubuh pendek, melainkan ancaman jangka panjang bagi daya saing generasi mendatang.

Lebih dari sekadar penyuluhan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir di tengah masyarakat bukan hanya membangun jalan dan jembatan, tapi juga membangun kesadaran. Personel Koramil 1315-01/Telaga Biru tampak aktif mendampingi peserta, memperlihatkan wajah TNI yang humanis dan peduli pada kesehatan rakyatnya.

Camat Telaga Biru, Muchtar Potutu, S.Ag., dalam sambutannya mengapresiasi langkah TNI yang turut mendorong pencegahan stunting di daerahnya. “Program seperti ini sangat dibutuhkan. Melalui TMMD, edukasi bisa menjangkau hingga pelosok desa yang sebelumnya sulit tersentuh,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.

Sebanyak 90 peserta perwakilan desa mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Mereka mencatat, bertanya, bahkan berdiskusi soal pentingnya gizi seimbang, ASI eksklusif, hingga perawatan ibu hamil. Bagi mereka, kegiatan ini bukan hanya pengetahuan baru, tapi juga bentuk perhatian nyata dari negara.

Seorang ibu muda dari Desa Tuladenggi mengaku terinspirasi. “Saya baru tahu kalau stunting bisa dicegah sejak hamil. Biasanya kami hanya dengar dari orang lain, tapi sekarang jadi paham apa yang harus dilakukan,” ucapnya dengan senyum lega. Kalimat sederhana yang menggambarkan bahwa edukasi bisa mengubah masa depan.

Dalam program TMMD Ke-126 ini, pembangunan nonfisik menjadi fokus penting. Melalui penyuluhan, TNI ingin menanamkan nilai bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari beton dan semen, tetapi dari bagaimana masyarakat tumbuh sehat, mandiri, dan berdaya.

Kegiatan ini seolah menegaskan bahwa pembangunan sejati berawal dari manusia. Saat kesadaran tentang gizi dan pola hidup sehat mulai tumbuh di hati masyarakat desa, di situlah pondasi masa depan bangsa sedang disusun perlahan namun pasti.

Di ruang yang tak luas itu, lahir tekad besar untuk menjaga generasi muda Indonesia. Kegiatan TMMD menjadi sarana untuk memupuk semangat kebersamaan, membangun kepercayaan antara rakyat dan TNI, serta menumbuhkan kesadaran bahwa kesehatan adalah kunci kemajuan.

Camat Telaga Biru menutup kegiatan dengan pesan mendalam. “Ketika masyarakat sudah memahami pentingnya pencegahan stunting, tugas kita adalah menjaga keberlanjutannya. Karena bangsa ini kuat ketika generasinya tumbuh sehat,” ujarnya, menegaskan semangat kolaborasi lintas sektor.

Dari Telaga Biru, semangat itu terus bergaung mengingatkan bahwa TMMD bukan sekadar program, melainkan gerakan hati untuk membangun negeri. TNI, pemerintah, dan masyarakat bersatu dalam langkah kecil yang berdampak besar: menjaga generasi penerus agar tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment