Mendung Tak Menggoyahkan Tekad, Prajurit TMMD ke-126 Tetap Bangun Jalan di Desa Tonala Meski Langit Muram

By Sinthya Airin 30 Okt 2025, 10:40:24 WIB Berita Terkini
Mendung Tak Menggoyahkan Tekad, Prajurit TMMD ke-126 Tetap Bangun Jalan di Desa Tonala Meski Langit Muram

Telaga Biru, 30 Oktober 2025 – Hujan turun perlahan membasahi jalan yang sedang dikerjakan. Namun, langkah para prajurit Satgas TMMD ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo tak pernah terhenti. Setiap tetes hujan justru menjadi saksi kesungguhan mereka dalam mewujudkan jalan impian masyarakat desa.

Bagi Satgas TMMD, membangun jalan bukan sekadar menyelesaikan proyek. Lebih dari itu, mereka membawa misi sosial membuka akses, memperlancar roda ekonomi, dan memperkuat kebersamaan rakyat dengan TNI. Jalan di Desa Tonala bukan hanya jalur transportasi, melainkan jembatan harapan menuju kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat pedesaan.

Peristiwa ini tak lahir dari perintah semata, tapi dari panggilan jiwa. TMMD adalah wujud cinta TNI kepada rakyat. Ketika desa terpencil butuh akses pembangunan, para prajurit hadir tanpa banyak kata. Mereka datang bukan membawa janji, melainkan bukti bahwa TNI selalu ada di tengah masyarakat, kapan pun dan dalam kondisi apa pun.

Sejak pagi, kegiatan dimulai dengan langkah mantap. Prajurit bersama warga menyiapkan alat, mengangkut material, dan meratakan jalan yang masih becek. Saat hujan turun, mereka berteduh sebentar, lalu kembali bekerja tanpa menunda. Suara alat berat berpadu dengan tawa warga, menciptakan harmoni di tengah tanah yang berlumpur.

Kehadiran Satgas TMMD disambut hangat warga. Mereka tak hanya menjadi penonton, tetapi ikut bahu-membahu. Para ibu menyiapkan air panas dan makanan, sementara para pemuda membantu mengangkut bahan bangunan. Semangat gotong royong ini menjadi wajah sejati Desa Tonala desa kecil dengan jiwa besar.

Jalan yang dulunya sulit dilewati kini mulai terbuka. Anak-anak tak lagi takut terlambat sekolah karena jalan becek. Petani bisa membawa hasil panen dengan lebih mudah. Kehidupan perlahan berubah, dan semua itu berawal dari kerja keras di tengah hujan. TMMD benar-benar memberi napas baru bagi masyarakat desa.

TMMD ke-126 bukan hanya tentang membangun jalan, tapi juga membangun kepercayaan antara rakyat dan TNI. Di Desa Tonala, loreng dan sarung berpadu dalam irama kerja yang sama. Tak ada sekat antara aparat dan warga, karena mereka sama-sama berjuang demi kemajuan yang bisa dinikmati bersama.

“Semoga setelah jalan ini selesai, desa kami makin maju,” ujar Kepala Desa Tonala dengan nada penuh harap. Ia melihat TMMD bukan sebagai proyek sementara, melainkan titik awal perubahan besar. Harapan warga kini bertumbuh, seiring jalan yang mulai terbentuk di tengah desa.

Cuaca mungkin tak bersahabat, tapi semangat para prajurit menjadi pelajaran berharga. Mereka mengajarkan arti disiplin, kerja keras, dan ketulusan. Bagi anak-anak desa yang menyaksikan, mungkin inilah pertama kalinya mereka melihat bagaimana pengabdian sejati tak mengenal batas cuaca.

Walau langit masih kelabu, ada cahaya yang menyala di hati setiap prajurit dan warga Tonala. Cahaya itu bukan berasal dari matahari, tapi dari semangat dan tekad yang menyatukan mereka. Di tengah hujan, mereka membangun bukan hanya jalan, tapi juga kebanggaan dan kepercayaan.

TMMD ke-126 di Desa Tonala membuktikan bahwa pengabdian tak butuh panggung. Dari tanah yang basah, dari tangan-tangan yang berlumur lumpur, lahir karya nyata bagi masyarakat. Jalan yang dibangun adalah simbol dari keteguhan hati, ketulusan niat, dan kebersamaan yang tak tergantikan.

Hari berganti, hujan masih sesekali turun. Namun kini, setiap tetesnya seperti membawa cerita. Cerita tentang prajurit yang bekerja tanpa pamrih, tentang warga yang tak pernah berhenti berharap, dan tentang desa kecil yang berubah karena kerja sama besar. TMMD ke-126 meninggalkan jejak, bukan hanya di tanah Tonala, tapi di hati semua yang menyaksikannya.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment