Panggung Ceria Anak-Anak di TMMD ke-126 Telaga Biru: Sorak Sorai, Kostum Gemerlap, dan Kreativitas Anak Menjadi Magnet Warga Desa

By Sinthya Airin 31 Okt 2025, 06:34:29 WIB Berita Terkini
Panggung Ceria Anak-Anak di TMMD ke-126 Telaga Biru: Sorak Sorai, Kostum Gemerlap, dan Kreativitas Anak Menjadi Magnet Warga Desa

Telaga Biru, 30 Oktober 2025 — Lomba fashion show tingkat anak digelar sebagai bagian dari TMMD ke-126 Kodim 1315/Kab. Gorontalo. Panggung sederhana namun penuh warna memikat perhatian warga yang datang menyaksikan langkah-langkah mungil peserta dengan sorak sorai yang mengiringi setiap gerakan.

Kegiatan fashion show anak-anak dirancang untuk menumbuhkan percaya diri, kreativitas, dan keberanian tampil di depan publik. Menurut panitia, “Ini ajang untuk menanamkan keberanian dan disiplin, sekaligus memberi ruang bagi anak-anak mengekspresikan imajinasi mereka.” Setiap langkah di catwalk menjadi latihan untuk membentuk karakter sejak dini.

Munculnya lomba fashion show di tengah TMMD bukan kebetulan. Selama ini program TMMD dikenal dengan kegiatan pembangunan fisik dan gotong royong, namun Kodim 1315 ingin menghadirkan inovasi yang menyentuh sisi budaya dan kreativitas. Ide ini lahir dari keinginan menjembatani program pembangunan dengan hiburan yang edukatif bagi anak-anak, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat secara aktif.

Sejak sore, persiapan sudah terasa sibuk. Panggung dihias dengan lampu berwarna cerah, kostum anak-anak dirapikan, dan musik riang diputar. Anak-anak melangkah dengan mantap, menampilkan gaya unik masing-masing. Orang tua dan warga desa bersorak memberi semangat. Setiap detik di panggung menjadi momen yang terekam dalam senyum dan sorak sorai, mengubah malam Telaga Biru menjadi panggung kemeriahan yang hangat.

Selain hiburan, lomba ini membawa manfaat nyata bagi perkembangan anak-anak. Mereka belajar mengekspresikan diri, berinteraksi dengan orang lain, dan mengasah rasa percaya diri. Orang tua pun memiliki kesempatan menyaksikan potensi anak mereka. Bagi masyarakat, acara ini menghadirkan hiburan yang menyatukan warga, memperkuat ikatan sosial, dan memberikan inspirasi bagi generasi muda agar kreatif sejak dini.

Para panitia dan personel Satgas TMMD yang mendampingi berharap kegiatan ini bisa menjadi tradisi dalam setiap TMMD berikutnya. Seni dan budaya dapat menjadi medium pembelajaran yang menyenangkan, membentuk karakter anak-anak agar lebih percaya diri, kreatif, dan berani. “Semoga anak-anak terus tumbuh dengan keberanian mengekspresikan diri dan berbagi keceriaan dengan orang-orang di sekitarnya,” tutur salah satu Babinsa sambil mengamati panggung.

Malam lomba fashion show TMMD ke-126 menunjukkan bahwa pembangunan bukan hanya soal fisik, tapi juga pengembangan potensi generasi muda. Gelak tawa, sorak sorai, dan kostum yang gemerlap menjadi simbol bahwa kreativitas anak-anak bisa menyinari setiap kegiatan masyarakat. Inovasi ini memperlihatkan bahwa TMMD bisa menghadirkan program yang edukatif sekaligus menyenangkan.

Semangat dan inspirasi malam itu tetap melekat di hati warga Tonala. Lomba fashion show menjadi bukti bahwa kreativitas dan keceriaan bisa bersinergi dengan pembangunan, menghadirkan pengalaman yang tak terlupakan bagi anak-anak dan masyarakat. TMMD ke-126 menutup malam dengan rasa bangga dan harapan besar akan kegiatan serupa di masa mendatang.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment