Pendampingan Babinsa Koramil Limboto Tingkatkan Ketertiban Dan Keadilan Dalam Distribusi Benih

By Sinthya Airin 26 Nov 2025, 10:30:35 WIB Berita Terkini
Pendampingan Babinsa Koramil Limboto Tingkatkan Ketertiban Dan Keadilan Dalam Distribusi Benih

Limboto, 26 November 2025 — Sertu Ulis Sangadji, Babinsa Koramil Limboto, hadir untuk memastikan distribusi benih padi Inpari 32 berjalan dengan aman dan tertib. Dari awal hingga akhir, sehingga tidak ada petani yang merasa dirugikan. Babinsa memantau secara langsung proses penghitungan benih, memastikan setiap kelompok tani mendapatkan jumlah sesuai luas lahan mereka. Kehadiran Babinsa tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah, aparat, dan petani.

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dan aparat TNI untuk mendukung ketahanan pangan di tingkat desa. Dengan luas lahan yang berbeda, setiap kelompok tani mendapatkan jumlah benih yang sesuai dengan kebutuhan. Kelompok Tani Tiladu 1 yang dipimpin oleh Suharto Nteya memperoleh 575 kilogram benih untuk lahan seluas 32 hektare, sementara Kelompok Tani Tiladu 2 yang diketuai Ali Sunge menerima 475 kilogram benih untuk lahan 19 hektare.

Babinsa Kelurahan Dutulanaa, Sertu Ulis Sangadji, tampak sigap mengatur jalannya kegiatan. Dari awal hingga akhir, setiap proses dicermati dengan cermat untuk memastikan pembagian benih tidak tumpang tindih dan semua penerima mendapat haknya. Kehadiran Babinsa memberikan rasa aman dan nyaman bagi petani, sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

Tidak hanya Babinsa, kegiatan ini juga dihadiri berbagai pihak yang memiliki peran strategis dalam sektor pertanian. Ibu Hapsah Palilati, Koordinator BPP Kecamatan Limboto, memberikan arahan teknis terkait pemanfaatan benih dan pengelolaan lahan. Sementara Mantri Tani, Ibu Suparti Dukalang, dan pejabat fungsional, Ibu Erfina, memberikan pendampingan langsung kepada para petani agar proses tanam dapat dimulai dengan tepat dan produktif.

Para petani yang menerima bantuan, terutama Suharto Nteya dan Ali Sunge, menyampaikan rasa terima kasih mereka atas perhatian yang diberikan. Mereka menyadari bahwa bantuan benih berkualitas ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan hasil panen dan memperkuat ketahanan pangan keluarga serta desa. Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat saat seluruh peserta kegiatan saling berbincang, bertukar pengalaman, dan memastikan bahwa distribusi benih berjalan adil.

Kegiatan penyaluran benih ini berlangsung lancar hingga pukul 10.05 Wita. Tidak ada kendala berarti yang ditemui, semua pihak berkomitmen menjaga ketertiban dan keamanan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara Babinsa, pemerintah, dan petani dapat membawa dampak positif bagi pembangunan pertanian di Kabupaten Gorontalo.

Dengan kegiatan ini, diharapkan setiap hektare lahan dapat dimanfaatkan optimal, produksi padi meningkat, dan ketahanan pangan desa semakin terjamin. Kehadiran Babinsa bukan sekadar pengawas, tetapi bagian dari semangat gotong royong yang terus dijaga di tengah masyarakat. Penyaluran benih padi varietas Inpari 32 ini menjadi simbol nyata kepedulian dan dukungan bagi para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment