Personel Koramil 1315-05 Boliyohuto Bersama Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Hari Ketiga Korban Hanyut di Sungai Motoduto

By Sinthya Airin 05 Jan 2026, 10:56:21 WIB Berita Terkini
Personel Koramil 1315-05 Boliyohuto Bersama Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Hari Ketiga Korban Hanyut di Sungai Motoduto

Gorontalo, 05 Januari 2026 – Upaya pencarian terhadap dua warga yang hanyut di Sungai Motoduto, Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo, terus dilakukan. Sejak pagi, Senin, 05 Januari 2026 pukul 07.30 Wita, tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, Polda Gorontalo, Polres Kabupaten Gorontalo, Babinsa Koramil 1315-05/Boliyohuto, serta Polsek Boliyohuto kembali turun ke lapangan untuk melanjutkan pencarian hari ketiga.

 

Korban yang masih dalam pencarian masing-masing bernama Sumitra Isini, perempuan berusia 27 tahun, dan Akbar Diangi, bocah laki-laki berusia 9 tahun. Keduanya berasal dari Dusun Pendain, Desa Ambara, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo. Hingga kini, belum ada tanda-tanda keberadaan mereka setelah dinyatakan hilang pada Sabtu, 03 Januari 2026.

 

Sejak pagi, petugas memulai kegiatan dengan apel pengecekan personel di sekitar area pencarian. Setelah menerima arahan, tim langsung bergerak ke titik utama di sepanjang aliran Sungai Motoduto. Dengan menggunakan dua unit perahu karet, mereka melakukan penyisiran menyusuri arus sungai dari lokasi awal kejadian menuju wilayah hilir yang dicurigai menjadi jalur terbawanya korban.

 

Sementara itu, tim lain menelusuri jalur darat dengan menyisir tepi sungai dan area semak di sekitar bantaran. Cara ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian, terutama di titik-titik yang sulit dijangkau oleh perahu. Kondisi medan yang licin dan curam membuat personel harus bergerak hati-hati agar keselamatan tetap terjaga.

 

Meskipun upaya pencarian dilakukan dengan penuh semangat, tim menghadapi kendala berupa arus sungai yang deras serta air yang keruh akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Namun, dengan koordinasi yang baik antar instansi, pencarian tetap berlangsung tertib dan terarah.

 

Babinsa Koramil 1315-05/Boliyohuto, yang turut berada di lapangan, memastikan bahwa sinergi antara aparat TNI, Polri, dan Basarnas tetap berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di lokasi merupakan bentuk dukungan terhadap misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

 

Salah satu petugas Basarnas menyebutkan bahwa pencarian tidak hanya berfokus di permukaan air, tetapi juga memperhatikan area bebatuan dan celah sempit di sepanjang aliran sungai. Tim juga menyiagakan personel di beberapa titik pemantauan agar setiap kemungkinan segera terpantau.

 

Menjelang siang, tim memperluas area penyisiran ke arah hilir sungai, sekitar beberapa kilometer dari lokasi awal kejadian. Upaya ini dilakukan dengan harapan dapat menemukan petunjuk baru yang mengarah pada posisi korban. Seluruh proses berjalan di bawah pengawasan langsung dari koordinator lapangan untuk memastikan keselamatan anggota dan efektivitas pencarian.

 

Sampai sore hari, belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Meski begitu, tim tetap bersemangat melanjutkan pencarian hingga malam dengan bantuan penerangan serta dukungan personel tambahan bila diperlukan.

 

Kehadiran Babinsa dan seluruh unsur aparat di lokasi menjadi bukti nyata sinergi antar instansi dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Mereka tidak hanya berperan menjaga keamanan wilayah, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

 

Upaya yang dilakukan hari ini menggambarkan semangat tanpa pamrih dari seluruh pihak yang terlibat. Harapan besar pun tumbuh agar pencarian hari berikutnya dapat membawa hasil dan memberikan jawaban bagi keluarga korban yang masih menunggu dengan penuh harap di tepi sungai.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment