Ratusan Warga Hadiri Pemakaman Purnawirawan Bersama Prajurit Koramil Limboto di Kelurahan Hunggaluwa

By Sinthya Airin 27 Feb 2026, 14:41:26 WIB Berita Terkini
Ratusan Warga Hadiri Pemakaman Purnawirawan Bersama Prajurit Koramil Limboto di Kelurahan Hunggaluwa

Gorontalo, 27 Februari 2026 — Suasana duka menyelimuti keluarga besar Koramil 1315-02/Limboto saat menghadiri pemakaman Serda Purnawirawan Bakri Ballo. Upacara berlangsung di Lingkungan Satu, Kelurahan Hunggaluwa, sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian beliau.

 

Kehadiran prajurit Koramil membawa nuansa haru sekaligus memperlihatkan ikatan persaudaraan yang kuat. Selain itu, momen tersebut menjadi wujud solidaritas bagi rekan seperjuangan yang pernah berbagi tugas dan tanggung jawab bersama.

 

Sementara itu, masyarakat sekitar hadir dengan penuh empati, menunjukkan rasa kehilangan yang begitu mendalam. Oleh karena itu, kehadiran mereka tidak sekadar belasungkawa, tetapi juga ungkapan cinta terhadap sosok almarhum yang dikenal ramah.

 

Menurut laporan pihak Koramil, seluruh prosesi berjalan lancar dan tertib. Serka Suton Djabi hadir mewakili Danramil Limboto bersama Sertu Rahmansyah serta anggota Pepabri yang turut memberikan penghormatan terakhir.

 

Ustaz Ali Pakaya memimpin doa dengan khusyuk, menambah kekhidmatan prosesi tersebut. Dengan demikian, suasana pemakaman terasa penuh makna, karena doa dan rasa hormat berpadu menjadi penghargaan terakhir untuk almarhum.

 

Selain prajurit TNI, tampak AKP Iskandar Bano, S.H., Ketua Pepabri Kabupaten Gorontalo, dan tokoh masyarakat Usman T. Lamani hadir bersama warga. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan sinergi antara militer, pemerintah, dan masyarakat yang harmonis.

 

Almarhum Serda Purnawirawan Bakri Ballo diketahui pernah bertugas di Kiban Yonif 713/ST sebelum pensiun pada 1 Juli 1983. Berdasarkan keterangan keluarga, beliau wafat karena faktor usia lanjut, namun semangat juangnya tetap menjadi inspirasi bagi banyak orang.

 

Usai salat Jumat, jenazah dikebumikan di pemakaman umum Kelurahan Bolihuangga yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah duka. Dengan demikian, kegiatan pemakaman tersebut tidak hanya menjadi momen duka, tetapi juga pengingat akan arti pengabdian dan kebersamaan yang tulus.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment