Semangat Pembangunan Desa Tonala Menggema Saat Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo Berdiskusi Dengan Kompas TV Tentang Progres TMMD Ke 126

By Sinthya Airin 04 Nov 2025, 17:12:00 WIB Berita Terkini
Semangat Pembangunan Desa Tonala Menggema Saat Dandim 1315 Kabupaten Gorontalo Berdiskusi Dengan Kompas TV Tentang Progres TMMD Ke 126

Telaga Biru, 4 November 2025 — Dengan langkah tegap para prajurit TNI yang tengah bekerja di lokasi pembangunan jalan di Desa Tonala. Di sela aktivitas itu, suasana berubah hangat ketika Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo, Letkol Arh. Roma Laksana Yudha, S.A.P., M.Sos., menggelar dialog bersama Crew Kompas TV Gorontalo untuk membahas progres pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa Ke-126 Tahun 2025.

Kegiatan yang berlangsung di lokasi pekerjaan, Satgas TMMD itu menjadi momen penting untuk menegaskan komitmen TNI dalam mempercepat pembangunan di wilayah terpencil. Dandim Roma Laksana Yudha hadir tidak hanya sebagai pemimpin operasi, tetapi juga sebagai sosok yang memahami denyut kehidupan masyarakat di pelosok desa. “TMMD ini bukan sekadar membangun jalan, tapi membangun harapan,” ujar Dandim di hadapan para jurnalis yang setia merekam setiap kata dan gesturnya.

Di sekeliling lokasi, tampak para anggota Satgas terus bekerja tanpa lelah. Beberapa sedang menata batu, sementara yang lain mengangkut material. Kehadiran media seperti Kompas TV menjadi jembatan informasi agar masyarakat luas mengetahui bahwa pembangunan bukan hanya terjadi di pusat kota, tetapi juga di desa-desa yang selama ini terpinggirkan.

Dalam dialog tersebut, Letkol Roma menjelaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mengatasi kesenjangan pembangunan. Menurutnya, pemilihan Desa Tonala sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Desa ini termasuk wilayah terpencil dengan keterbatasan akses jalan dan sarana infrastruktur lainnya. “Kami ingin membawa perubahan langsung ke tengah masyarakat, bukan sekadar proyek, tapi karya yang dirasakan manfaatnya,” tuturnya penuh keyakinan.

Kegiatan TMMD Ke-126, lanjutnya, memiliki dua fokus utama: pembangunan fisik dan kegiatan nonfisik. Pembangunan fisik meliputi peningkatan akses jalan dan fasilitas pendukung desa, sementara kegiatan nonfisik mencakup penyuluhan, sosialisasi, hingga edukasi bagi masyarakat. “Kami tidak hanya membangun jalan, tapi juga membangun kesadaran. Karena sejatinya pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang tumbuh bersama rakyat,” ungkapnya lagi.

Di tengah sesi tanya jawab, suasana dialog terasa akrab. Steve Sonda, Kepala Biro Kompas TV Gorontalo, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan TNI dalam melibatkan media. Ia menilai bahwa kehadiran program TMMD tidak hanya membawa perubahan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kemanusiaan dan semangat kebersamaan. “Ini bukan sekadar liputan, tapi dokumentasi tentang pengabdian,” ucapnya.

Puspa Sari, presenter Kompas TV, juga menyoroti antusiasme warga dalam mendukung kegiatan TMMD. Menurutnya, dari wajah-wajah masyarakat yang ditemui di lapangan, tampak jelas betapa besar harapan mereka terhadap program ini. “Warga tidak hanya menunggu hasilnya, tapi ikut bergotong royong bersama Satgas. Ini luar biasa,” ujarnya sambil tersenyum.

Dari sisi lain lokasi, beberapa warga tampak membawa air dan makanan ringan untuk prajurit yang sedang bekerja. Momen itu menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus dijaga. Dalam semangat gotong royong, batas antara seragam hijau dan pakaian rakyat seolah hilang. Mereka bekerja dengan satu tujuan: memajukan Desa Tonala.

Menutup sesi dialog, Dandim Roma menegaskan bahwa keberhasilan TMMD bukan diukur dari panjang jalan yang dibangun, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat. “Tujuan utama kami adalah percepatan pembangunan pedesaan, peningkatan kesejahteraan rakyat, dan mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. Karena dari rakyatlah kami berasal, dan untuk rakyatlah kami mengabdi,” pungkasnya tegas.

Seiring matahari bergeser ke barat, kegiatan dialog berakhir. Namun semangat pengabdian tidak ikut surut. Para prajurit kembali ke titik kerja, melanjutkan pembangunan dengan dedikasi tinggi. Di sisi lain, kamera Kompas TV tetap menyala, merekam kisah sederhana namun penuh makna tentang sinergi, pengabdian, dan cinta tanah air yang hidup di tanah Tonala.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment