Tim Wasev TMMD Ke-126 Pastikan Pembangunan Rumah Layak Huni Mencapai Hasil Nyata Bagi Masyarakat Desa Tonala

By Sinthya Airin 29 Okt 2025, 14:32:31 WIB Berita Terkini
Tim Wasev TMMD Ke-126 Pastikan Pembangunan Rumah Layak Huni Mencapai Hasil Nyata Bagi Masyarakat Desa Tonala

Telaga Biru, 29 Oktober 2025 — Dari kejauhan, suara deru kendaraan dinas TNI memecah keheningan desa. Begitu pintu mobil dinas berwarna hijau tua terbuka, Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus, M.Sc., turun dengan langkah tegas namun penuh kehangatan. Beliau memimpin langsung Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-126 Kodim 1315/Kabupaten Gorontalo. Kedatangannya disambut penuh hormat oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Gorontalo. Di antara jabat tangan dan senyum yang mengembang, tampak semangat gotong royong yang menjadi roh TMMD terpancar nyata.

Kunjungan Brigjen Judi bukan sekadar rutinitas pemeriksaan proyek. Lebih dari itu, kunjungan ini adalah simbol perhatian negara kepada rakyat di pelosok. Tim Wasev hadir untuk memastikan bahwa setiap program TMMD benar-benar membawa manfaat, bukan hanya laporan di atas kertas. Forkopimda Kabupaten Gorontalo pun berperan aktif mendukung kegiatan ini. Mereka tahu, kehadiran TMMD adalah momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan desa tertinggal.

Semua berawal dari laporan tentang kondisi desa yang masih jauh dari kata layak. Jalanan rusak, rumah warga yang nyaris roboh, dan minimnya sarana umum menjadi potret keseharian. Dari sanalah lahir niat besar untuk menjadikan Tonala sebagai titik perubahan. Brigjen Judi bersama jajarannya memahami bahwa pembangunan fisik hanyalah permulaan. Yang lebih penting adalah membangun jiwa, membangkitkan harapan, dan menumbuhkan rasa memiliki di tengah masyarakat.

Pagi-pagi buta, suara cangkul dan tawa prajurit berpadu dengan semangat warga. Mereka bahu-membahu memperbaiki rumah, menimbun jalan, dan menegakkan dinding-dinding harapan. Saat Brigjen Judi meninjau lokasi, ia tidak hanya melihat bangunan, tetapi juga menyapa satu per satu warga, mendengar keluh kesah, dan memberi semangat. Kehadirannya membuat suasana berubah dari kerja biasa menjadi kerja yang bernilai kebersamaan.

Dampak nyata TMMD terlihat dari wajah-wajah warga yang kini lebih cerah. Rumah-rumah yang dulu bocor kini kokoh berdiri. Jalanan yang dulu becek kini bisa dilalui kendaraan. Lebih dari itu, warga mendapatkan lapangan kerja sementara selama pembangunan berlangsung. Anak-anak bisa bermain di halaman yang bersih, dan ibu-ibu menyiapkan makanan untuk para prajurit dengan senyum yang tulus. Semua ini adalah wujud kemanunggalan yang sesungguhnya.

Masyarakat Tonala kini memiliki harapan baru. Mereka ingin TMMD terus hadir, bukan hanya membangun infrastruktur, tapi juga menumbuhkan semangat gotong royong yang sempat pudar. Brigjen Judi dalam pesannya mengatakan, bahwa hasil dari TMMD bukan milik TNI, melainkan milik rakyat yang harus dijaga. “Rawatlah apa yang telah dibangun, karena ini bukan sekadar rumah dan jalan, tapi simbol kepercayaan antara TNI dan rakyat,” tuturnya penuh makna.

Dari semua rangkaian kegiatan, terlihat jelas bahwa TMMD bukan sekadar program kerja. Ia adalah bukti cinta dalam bentuk nyata. Pembangunan yang dilakukan dengan tangan rakyat dan hati prajurit melahirkan sesuatu yang tak ternilai: rasa kebersamaan. Kehadiran Brigjen Judi di Tonala menjadi penegas bahwa negara tidak melupakan pelosok. Justru dari pelosok inilah semangat Indonesia yang sejati tumbuh.

Menjelang senja, cahaya keemasan menimpa dinding-dinding rumah baru yang berdiri megah. Di sana, anak-anak berlari sambil tertawa, sementara para prajurit bersalaman dengan warga sebelum kembali ke pos. Di balik peluh dan debu, tersimpan cerita indah tentang pengabdian. Forkopimda dan TNI meninggalkan jejak bukan di tanah, tapi di hati rakyat. Dari Tonala, pesan itu mengalir deras: pembangunan sejati adalah ketika rakyat dan negara berjalan bersama dalam langkah yang sama.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment