Wujud Sinergi Lintas Sektor, Personel Koramil 1315-04/Tibawa Hadiri Rapat Operasi Pengamanan Transportasi Udara Gorontalo

By Sinthya Airin 16 Des 2025, 16:16:41 WIB Berita Terkini
Wujud Sinergi Lintas Sektor, Personel Koramil 1315-04/Tibawa Hadiri Rapat Operasi Pengamanan Transportasi Udara Gorontalo

Gorontalo, 16 Desember 2025 — Upaya memperkuat sinergi lintas sektor kembali terlihat melalui rapat operasi angkutan udara yang digelar Kantor BLU UPBU Djalaluddin Gorontalo. Bertempat di Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, kegiatan ini mengundang berbagai instansi untuk berkoordinasi dalam menjaga kelancaran arus penumpang selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

 

Pada kesempatan tersebut, Sertu Ivon yang mewakili Danramil 1315-04/Tibawa turut hadir bersama sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait. Kehadiran TNI di tengah kegiatan ini menunjukkan komitmen dalam mendukung pengamanan transportasi udara, khususnya dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di kawasan bandara. Melalui kerja sama lintas sektor, TNI berperan aktif memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat berjalan secara sinergis.

 

Selain unsur TNI, kegiatan rapat juga dihadiri oleh berbagai perwakilan dari instansi pemerintah dan swasta yang memiliki peran penting dalam operasional bandara. Di antaranya hadir Deden Candara Komala selaku Kasi Take Off Bandara Djalaluddin, serta Ridwan yang mewakili Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Gorontalo. Kehadiran para pejabat ini menandakan keseriusan semua pihak dalam menciptakan transportasi udara yang aman, nyaman, dan tertib menjelang masa libur panjang.

 

Selanjutnya, turut hadir pula R. Danang Setyo Budi mewakili Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Gorontalo, serta Cucu Kusmayancu, S.Kom., selaku Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin. Dalam rapat tersebut, para peserta menyampaikan laporan kesiapan masing-masing instansi, mulai dari aspek keselamatan penerbangan, kondisi cuaca, hingga kesiapan petugas di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan tanpa hambatan berarti.

 

Selain itu, rapat juga diikuti oleh Muh. Arif Pranata Nasution dari Perum LPPNPI Gorontalo, Lettu Al Amin Ramadhan selaku Komandan Pos AU Gorontalo, dan Ipda Syafruddin Adam selaku Kapolsek Kawasan Bandara Djalaluddin. Kolaborasi antara aparat keamanan, otoritas bandara, dan pihak maskapai menjadi faktor kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan bandara selama masa puncak perjalanan udara. Melalui pengawasan terpadu, diharapkan seluruh kegiatan operasional dapat berjalan lancar dan kondusif.

 

Tidak hanya dari unsur keamanan, perwakilan maskapai penerbangan juga turut hadir memberikan masukan terkait kesiapan pelayanan bagi para penumpang. Hadir antara lain Rini Herawati selaku Manajer Garuda Indonesia Cabang Gorontalo, Ahmad dari PT Lion Air Group, serta perwakilan dari PT IAS dan PT Elnusa Petrofin. Para pihak ini menyampaikan kesiapan armada, jadwal penerbangan, serta langkah antisipatif terhadap potensi lonjakan penumpang.

 

Dalam kesempatan yang sama, pihak PT LBP dan PT Arkana Dirga Indonesia juga memaparkan kesiapan mereka dalam mendukung kelancaran operasional penerbangan. Kolaborasi antara pihak pengelola bahan bakar, layanan darat, dan operator bandara menjadi bagian penting dari sistem transportasi udara yang terintegrasi. Dengan kerja sama yang solid, seluruh komponen bandara siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru.

 

Lebih lanjut, Kepala BLU UPBU Djalaluddin Gorontalo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional dalam memastikan kesiapan transportasi udara di seluruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran bandara telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif, termasuk posko terpadu pengawasan dan layanan cepat tanggap. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelayanan publik tetap prima meskipun terjadi peningkatan jumlah penumpang.

 

Sebagai hasil dari rapat tersebut, seluruh instansi sepakat untuk memperkuat koordinasi selama masa operasi angkutan udara yang berlangsung selama sekitar enam belas hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Melalui kesepakatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat bekerja sama secara terarah demi menjaga keselamatan, kenyamanan, dan keamanan penerbangan. Semangat kolaborasi yang terbangun dalam rapat ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung pelayanan publik yang profesional dan responsif di Bandara Djalaluddin Gorontalo.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment