Home Berita Terkini Babinsa Koramil 1315-03 Tabongo Dampingi Penggalian Pondasi Tiang Jembatan Gantung Desa Biluhu Timur

Babinsa Koramil 1315-03 Tabongo Dampingi Penggalian Pondasi Tiang Jembatan Gantung Desa Biluhu Timur

19
0
SHARE
Babinsa Koramil 1315-03 Tabongo Dampingi Penggalian Pondasi Tiang Jembatan Gantung Desa Biluhu Timur

Gorontalo, 4 April 2026 — Kegiatan penggalian pondasi tiang jembatan gantung di Desa Biluhu Timur, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo langsung menjadi fokus utama warga. Kopda Sholeh selaku Babinsa Koramil 1315-03 Tabongo hadir mendampingi pekerja dan masyarakat. Sejak pagi aktivitas terlihat ramai dan terarah, sementara itu warga terus mengikuti perkembangan pekerjaan. Dengan demikian, suasana kebersamaan tampak kuat sejak awal kegiatan.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program jembatan perintis Garuda yang digagas Presiden Republik Indonesia. Program tersebut bertujuan membuka akses wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan infrastruktur, selanjutnya pembangunan jembatan menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pembangunan bagi desa. Oleh karena itu, kehadiran program ini sangat dinantikan warga.

 

Selama ini, masyarakat menghadapi kendala akses saat beraktivitas antar wilayah. Mereka harus melalui jalur sulit dan memutar cukup jauh, bahkan saat kondisi cuaca buruk risiko semakin meningkat, sementara itu kebutuhan mobilitas terus bertambah. Situasi ini berlangsung cukup lama. Dengan demikian, pembangunan jembatan menjadi kebutuhan mendesak.

 

Babinsa Kopda Sholeh menjalankan peran aktif melalui pengawasan dan komunikasi langsung di lapangan. Ia memberikan arahan kepada pekerja serta masyarakat terkait keamanan dan kelancaran kegiatan, selain itu memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana. Kehadiran Babinsa memberi rasa aman. Oleh sebab itu, kegiatan dapat berjalan tertib dan lancar.

 

Proses penggalian pondasi berlangsung bertahap dengan melibatkan tenaga kerja dan partisipasi warga. Masyarakat turut membantu secara sukarela, sementara itu koordinasi terus dilakukan agar pekerjaan tetap terarah. Setiap tahapan dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Dengan demikian, kualitas pembangunan tetap terjaga dengan baik.

 

Pembangunan jembatan ini bertujuan memperlancar akses transportasi serta mendukung aktivitas masyarakat. Selain itu mobilitas warga akan meningkat, selanjutnya kegiatan ekonomi dan sosial semakin berkembang. Manfaat tersebut akan dirasakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pembangunan ini memiliki nilai penting bagi desa.

 

Kegiatan pendampingan ini terjadi karena adanya kebutuhan nyata masyarakat terhadap sarana penghubung yang aman. Pemerintah bersama aparat hadir menjawab kebutuhan tersebut, sementara itu dukungan masyarakat terlihat kuat di lapangan. Kolaborasi ini menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan. Dengan demikian, proses pekerjaan terus berjalan sesuai harapan.

 

Ke depan, masyarakat berharap pembangunan jembatan dapat selesai tepat waktu. Harapan ini muncul karena kebutuhan akses yang semakin mendesak, selain itu jembatan akan memberi dampak besar bagi kehidupan warga. Dukungan semua pihak terus mengalir. Oleh sebab itu, percepatan pekerjaan menjadi perhatian bersama.

 

Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan sinergi kuat antara Babinsa dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin mampu mempercepat proses pekerjaan, sementara itu semangat gotong royong terus terjaga. Hal ini menjadi kekuatan dalam pembangunan desa. Dengan demikian, tujuan bersama dapat tercapai dengan baik.