Home Berita Personel Koramil 1315-03 Tabongo Gerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan Warga Desa Bua Kecamatan Batudaa

Personel Koramil 1315-03 Tabongo Gerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan Warga Desa Bua Kecamatan Batudaa

44
0
SHARE
Personel Koramil 1315-03 Tabongo Gerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan Warga Desa Bua Kecamatan Batudaa

Gorontalo, 16 Agustus 2026 – Personel Koramil 1315-03/Tabongo merespons cepat laporan kebakaran lahan pada area pegunungan Dusun 4 Molumbi, Desa Bua, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo. Selanjutnya, sekitar pukul 18.00 Wita, Babinsa bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman. Selain itu, langkah cepat tersebut bertujuan mencegah kobaran api meluas ke area sekitar.

 

Setelah menerima laporan, Babinsa segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, kepolisian, serta masyarakat setempat. Kemudian, TNI, Polri, mahasiswa KKL, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan warga bergerak bersama menuju lokasi kebakaran. Dengan demikian, seluruh unsur dapat segera melakukan langkah pemadaman secara bersama.

 

Kebakaran pertama kali terpantau setelah Kepala Desa Dunggala menghubungi Babinsa sekitar pukul 18.10 Wita berdasarkan laporan masyarakat. Selanjutnya, Babinsa berkoordinasi dengan Kepala Desa Bua untuk mengerahkan warga menuju lokasi kebakaran. Dengan langkah tersebut, masyarakat segera membantu pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke area lain.

Sementara itu, proses pemadaman berlangsung secara manual menggunakan peralatan seadanya oleh TNI, Polri, mahasiswa KKL, pemerintah, dan masyarakat. Berkat kerja sama tersebut, api mulai terkendali sekitar pukul 19.40 Wita. Selanjutnya, masyarakat bersama Linmas tetap siaga untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

 

Berdasarkan hasil penanganan, tidak terdapat korban jiwa akibat kebakaran lahan tersebut. Namun, sekitar 0,5 hektare lahan terdampak dan jagung sebanyak 15 karung mengalami kerugian. Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui dan masih menjadi perhatian.

 

Pada akhirnya, pemadaman selesai sekitar pukul 20.00 Wita dengan kondisi aman dan terkendali. Dengan demikian, sinergi TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, mahasiswa KKL, dan masyarakat berhasil mencegah api meluas. Selain itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.