Home Berita Wakili Dandim 1315/Kab. Gorontalo, Pasilog Hadiri Prosesi Adat Pulanga Untuk Bupati Gorontalo Dalam Menjaga Warisan Budaya Leluhur

Wakili Dandim 1315/Kab. Gorontalo, Pasilog Hadiri Prosesi Adat Pulanga Untuk Bupati Gorontalo Dalam Menjaga Warisan Budaya Leluhur

14
0
SHARE
Wakili Dandim 1315/Kab. Gorontalo, Pasilog Hadiri Prosesi Adat Pulanga Untuk Bupati Gorontalo Dalam Menjaga Warisan Budaya Leluhur

Gorontalo, 17 Oktober 2026 - Kapten Inf. Jacobus Tuju mewakili Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo pada upacara penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, S.T., Sabtu (17/10/2026). Kegiatan berlangsung pukul 09.00 Wita, bertempat di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Kelurahan Kayubulan, Kecamatan Limboto. Selain itu, acara ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai adat Gorontalo.

 

Gelar adat Pulanga menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan karya bakti Bupati Gorontalo bagi kemajuan daerah. Selain itu, penganugerahan ini memperkuat komitmen untuk menjaga warisan adat. Melalui momentum tersebut, masyarakat diharapkan terus menjunjung norma kehidupan Gorontalo. Dengan demikian, nilai luhur adat tetap menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Rangkaian acara bermula dengan persiapan dan prosesi adat pada Rumah Adat Banthayo Poboide, Limboto. Selanjutnya, rombongan menuju Rumah Dinas Bupati Gorontalo untuk melanjutkan penganugerahan gelar Pulanga. Setelah prosesi utama selesai, acara berlanjut dengan pembacaan doa. Seluruh rangkaian tersebut mencerminkan penghormatan terhadap tradisi adat Gorontalo.

 

Sejumlah pejabat menghadiri upacara tersebut, antara lain Gubernur Gorontalo Dr. Ir. Gusnar Ismail, M.M., Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K., serta Wakil Gubernur Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, M.H. Selain itu, hadir unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, pemangku adat, dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menambah makna bagi pelestarian adat Gorontalo.

 

Ketua Lembaga Adat H. Marten Taha, S.E., M.Ec.Dev., mengingatkan pentingnya konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai adat. Ia menegaskan bahwa Bupati Gorontalo harus mengutamakan kepentingan rakyat serta bertindak bijaksana. Selain itu, gelar Pulanga membawa amanah besar yang wajib dijaga. Oleh sebab itu, pemimpin daerah perlu menjalankan tanggung jawab dengan sungguh-sungguh.

 

Gubernur Gorontalo Dr. Ir. Gusnar Ismail, M.M., menegaskan bahwa Pulanga bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus dijunjung tinggi. Selain itu, penerima gelar wajib menjaga nilai luhur adat. Ia mengajak pemangku adat dan pemimpin daerah untuk menerapkan tradisi sesuai pedoman Al-Qur'an. Dengan begitu, nilai adat dan ajaran agama tetap berjalan selaras.

 

Penganugerahan gelar Pulanga diharapkan memperkuat peran adat dalam pemerintahan dan kehidupan masyarakat Gorontalo. Selain itu, nilai luhur tersebut menjadi pedoman bagi pemimpin dalam menjalankan amanah. Dengan demikian, Bupati Gorontalo diharapkan terus mengutamakan kepentingan rakyat. Langkah tersebut penting untuk mendorong kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.