Home Berita Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo Hadiri Musyawarah Pembangunan Desa Duwanga Bahas RKPDes dan Pencegahan Stunting 2027

Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo Hadiri Musyawarah Pembangunan Desa Duwanga Bahas RKPDes dan Pencegahan Stunting 2027

12
0
SHARE
Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo Hadiri Musyawarah Pembangunan Desa Duwanga Bahas RKPDes dan Pencegahan Stunting 2027

Gorontalo, 08 2026 - Babinsa Koramil 1315-03/Tabongo Koptu Heri Satriadi hadir pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa Duwanga, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, Kamis, 08 Oktober 2026. Selanjutnya, kegiatan mulai pukul 10.00 Wita pada Kantor Desa Duwanga. Adapun agenda utama berupa penyusunan RKPDes 2027/2028 serta Rembuk Stunting tahun 2027.

 

Musyawarah membahas arah pembangunan Desa Duwanga serta kebutuhan warga untuk tahun mendatang. Selain itu, peserta turut membahas langkah pencegahan dan penanganan stunting.  Dengan demikian, setiap program dapat lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.

 

Pemerintah desa bersama unsur terkait menyampaikan usulan dari masing-masing bidang. Selanjutnya, peserta membahas setiap usulan sesuai kebutuhan warga.  Dengan begitu, hasil forum mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

 

Camat Dungaliyo melalui Susanti Lasena turut mengikuti musyawarah bersama Kepala Desa Duwanga Abdullah H. Parabuat. Selanjutnya, Balai Penyuluh Pertanian, Koordinator Wilayah PL-KB, BPD, serta Pendamping Desa turut hadir. Selain itu, setiap unsur menyampaikan masukan sesuai tugas masing-masing.

 

Koptu Heri Satriadi hadir sebagai Babinsa Desa Duwanga serta mengikuti seluruh rangkaian musyawarah. Sementara itu, Kapolsek Dungaliyo-Bongomeme Ipda Irfan Wuata, S.H., turut hadir bersama aparat desa. Selain itu, anggota BPD ikut mendukung kelancaran kegiatan.

 

Rangkaian kegiatan mulai dengan pembukaan, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, peserta mengikuti pembacaan doa serta sambutan Kepala Desa dan Camat. Setelah itu, forum masuk pada pembahasan usulan dari masing-masing bidang.

 

Selanjutnya, peserta mencermati hasil usulan yang telah masuk dalam pembahasan bersama. Kemudian, forum berlanjut pada sesi tanya jawab untuk menampung masukan peserta. Dengan demikian, musyawarah menjadi ruang bersama bagi pemerintah dan masyarakat Desa Duwanga.