Home Berita Penemuan Mayat Laki-Laki Gegerkan Warga Haya-Haya, Babinsa Koramil 1315-02/Limboto Segera Datangi Lokasi Kejadian

Penemuan Mayat Laki-Laki Gegerkan Warga Haya-Haya, Babinsa Koramil 1315-02/Limboto Segera Datangi Lokasi Kejadian

21
0
SHARE
Penemuan Mayat Laki-Laki Gegerkan Warga Haya-Haya, Babinsa Koramil 1315-02/Limboto Segera Datangi Lokasi Kejadian

Gorontalo, 28 Oktober 2026 – Babinsa Koramil 1315-02/Limboto mendatangi lokasi penemuan mayat Rosman Adam, 38 tahun. Korban berprofesi sebagai petani dan merupakan warga Desa Haya-Haya. Peristiwa tersebut terjadi Rabu sekitar pukul 17.00 Wita, tepatnya pada Dusun Polontanga, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo. Selanjutnya, Babinsa menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui kondisi serta informasi awal kejadian.

 

Rosman Adam ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan kedua lutut menekuk dan bertumpu pada tanah. Sementara itu, salah satu tangannya tampak berada pada samping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke atas. Kondisi tersebut membuat para saksi merasa takut karena belum mengetahui kejadian yang menimpa korban. Oleh karena itu, mereka segera mencari bantuan untuk memastikan identitas serta kondisi korban.

 

Menurut keterangan Niko, 60 tahun, bersama Iwan, 50 tahun, penemuan itu bermula saat keduanya berjalan kaki pulang dari kebun sekitar pukul 16.00 Wita. Ketika melewati lokasi, mereka melihat korban tergeletak pada tanah. Selanjutnya, Niko dan Iwan segera memberi tahu Ibrahim Husain, 51 tahun, mengenai kejadian tersebut. Setelah menerima informasi itu, Ibrahim bersama kedua saksi menuju lokasi untuk memastikan keadaan korban.

 

Setibanya pada lokasi, Ibrahim Husain melihat korban masih tergeletak dengan posisi tubuh tertelungkup. Untuk mengenali wajahnya, Ibrahim menggunakan sebatang kayu untuk mengangkat topi yang menutupi kepala korban. Setelah melihat wajah korban, Ibrahim mengenalinya sebagai warga Desa Haya-Haya. Dengan demikian, identitas korban mulai diketahui berdasarkan pengenalan saksi tersebut.

 

Setelah mengenali korban, Ibrahim Husain bersama Niko dan Iwan kembali ke Dusun Polontanga. Selanjutnya, mereka menyampaikan informasi penemuan mayat kepada masyarakat melalui pengumuman masjid. Langkah tersebut bertujuan agar warga mengetahui kejadian yang berlangsung pada wilayah mereka. Selain itu, informasi tersebut membantu masyarakat mengenali identitas korban.

 

Berdasarkan keterangan keluarga, Rosman Adam berangkat dari rumah menuju kebun sekitar pukul 06.00 Wita. Namun, beberapa jam kemudian, warga menemukan korban dalam kondisi tergeletak pada lokasi tersebut. Selain itu, pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit asma dan tekanan darah tinggi atau hipertensi selama kurang lebih enam tahun. Meski demikian, informasi tersebut belum memastikan penyebab kematian korban.

 

Setelah penemuan tersebut, aparat terkait mengevakuasi korban menuju rumah keluarga. Proses tersebut berlangsung setelah para saksi mengenali identitas korban dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Pihak keluarga menyatakan tidak keberatan atas kejadian tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kematian Rosman Adam belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia.