Home Berita Tradisi Bakar Batu di Ugimba Pererat Persaudaraan Prajurit Satgas Yonif 713 Satya Tama dan Masyarakat Papua

Tradisi Bakar Batu di Ugimba Pererat Persaudaraan Prajurit Satgas Yonif 713 Satya Tama dan Masyarakat Papua

11
0
SHARE
Tradisi Bakar Batu di Ugimba Pererat Persaudaraan Prajurit Satgas Yonif 713 Satya Tama dan Masyarakat Papua

Gorontalo, 18 Oktober 2026 - Suasana penuh kasih dan kedamaian menyelimuti Kampung Ugimba, Papua, pada Minggu ini. Prajurit Satgas Mobile Yonif 713/Satya Tama bersama warga menggelar tradisi Bakar Batu. Kegiatan ini mempererat persaudaraan sekaligus menjadi ungkapan rasa syukur bersama.

Bagi masyarakat Papua, tradisi Bakar Batu bukan sekadar kegiatan memasak bersama. Lebih dari itu, tradisi ini melambangkan persatuan, keterbukaan, dan kehangatan keluarga. Nilai luhur tersebut terus terjaga sebagai warisan leluhur secara turun-temurun.

Kebersamaan prajurit TNI dan warga Kampung Ugimba tampak hangat melalui tradisi Bakar Batu. Momen ini menunjukkan penerimaan masyarakat yang tulus terhadap kehadiran para prajurit. Dengan demikian, hubungan kekeluargaan semakin erat dan penuh kedamaian.

Komandan Satgas Yonif 713/Satya Tama, Letkol Inf. Widyastomo E. N., S.I.P., M.H.I., menegaskan pentingnya menjaga kedamaian di Papua. Menurutnya, tugas prajurit bukan sekadar pengamanan. Namun, prajurit juga berperan membangun kedekatan dan merawat keharmonisan bersama warga.

Letkol Inf. Widyastomo menyampaikan bahwa Satgas Yonif 713/Satya Tama hadir untuk menjaga kedamaian dan keharmonisan Ugimba. Ia juga mengapresiasi sambutan tulus masyarakat terhadap para prajurit. Baginya, momen tersebut menjadi kenangan berharga sekaligus simbol persaudaraan sejati.

Tradisi Bakar Batu memperlihatkan kebersamaan tanpa sekat antara prajurit TNI dan warga Ugimba. Mereka duduk bersama, berbagi hidangan, serta menikmati suasana penuh kedamaian. Dengan demikian, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat hingga pelosok Nusantara.